Kerangka Kerja Sama Pembangunan Berkelanjutan Indonesia–Perserikatan Bangsa-Bangsa 2026–2030
Kerangka Kerja Sama Pembangunan Berkelanjutan Indonesia–Perserikatan Bangsa-Bangsa (Kerangka Kerja Sama, 2026–2030) mencerminkan komitmen kolektif sistem PBB untuk sepenuhnya menyelaraskan keahlian, sumber daya, dan kemitraannya guna mendukung visi pembangunan nasional Indonesia. Berlandaskan komitmen bersama terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), kerangka ini menjadi instrumen utama yang memandu kolaborasi strategis antara Pemerintah Indonesia dan Tim PBB di Indonesia hingga tahun 2030.
Kerangka Kerja Sama ini merupakan hasil dari konsultasi yang luas dan inklusif dengan lembaga pemerintah, masyarakat sipil, pemuda, pelaku sektor swasta, dan mitra pembangunan. Kerangka ini dirancang untuk mendukung percepatan kemajuan menuju aspirasi jangka panjang Indonesia menjadi negara maju, berkelanjutan, dan berpendapatan tinggi, sebagaimana diartikulasikan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN 2025–2029), khususnya “Trisula Pembangunan” yang menekankan pada pengurangan kemiskinan, pengembangan sumber daya manusia, dan pertumbuhan ekonomi. Kerangka ini menunjukkan keselarasan yang kuat dengan prioritas nasional, sekaligus memastikan tidak ada seorang pun yang tertinggal.
Kerangka Kerja Sama ini menetapkan bagaimana PBB akan menyesuaikan cara kerjanya dalam merespons dinamika konteks pembangunan Indonesia, melalui peningkatan fokus pada pembukaan akses pembiayaan inovatif untuk memperluas dampak SDGs, memanfaatkan kapasitas berbagai entitas melalui penawaran terintegrasi, memusatkan perhatian pada tema dan wilayah dengan kebutuhan terbesar, serta memfasilitasi Kerja Sama Selatan–Selatan dan Triangular.
Unduh Ringkasan Eksekutif (tombol pertama) atau Versi Lengkap (tombol kedua)