Bencana - Definisi dan Fakta-faktanya
Bencana adalah sebuah gangguan serius terhadap fungsi suatu komunitas atau masyarakat pada skala apapun akibat peristiwa berbahaya (hazard) yang berinteraksi dengan kondisi keterpaparan, kerentanan, dan kapasitas, sehingga menimbulkan satu atau lebih dari hal berikut: kerugian atau dampak jiwa/manusia, material, ekonomi, dan lingkungan.
Anotasi
Dampak bencana dapat bersifat langsung dan terlokalisasi, namun sering kali meluas serta berlangsung dalam jangka waktu panjang. Dampaknya dapat menguji atau melampaui kapasitas suatu komunitas atau masyarakat untuk merespons menggunakan sumber dayanya sendiri, sehingga memerlukan bantuan dari pihak eksternal, termasuk wilayah sekitar, tingkat nasional, atau internasional.
Istilah “emergency” atau keadaan darurat terkadang digunakan secara bergantian dengan istilah bencana, misalnya dalam konteks bahaya biologis, teknologis, atau kedaruratan kesehatan. Namun demikian, keadaan darurat juga dapat merujuk pada peristiwa berbahaya yang tidak selalu menyebabkan gangguan serius terhadap fungsi komunitas atau masyarakat.
Kerusakan akibat bencana terjadi selama dan segera setelah bencana. Kerusakan ini biasanya diukur dalam satuan fisik (misalnya meter persegi rumah, kilometer jalan, dan sebagainya), serta menggambarkan kehancuran total atau sebagian dari aset fisik, gangguan layanan dasar, dan kerusakan terhadap sumber penghidupan di wilayah terdampak.
Dampak bencana adalah keseluruhan efek, termasuk efek negatif (misalnya kerugian ekonomi) dan efek positif (misalnya keuntungan ekonomi), dari suatu peristiwa berbahaya atau bencana. Istilah ini mencakup dampak ekonomi, manusia, dan lingkungan, serta dapat meliputi kematian, luka-luka, penyakit, dan berbagai efek negatif lainnya terhadap kesejahteraan fisik, mental, dan sosial manusia.
Istilah Tambahan dalam Lingkup Sendai Framework for Disaster Risk Reduction 2015–2030 (para. 15):
- Bencana skala kecil: jenis bencana yang hanya memengaruhi komunitas lokal namun memerlukan bantuan di luar komunitas terdampak.
- Bencana skala besar: jenis bencana yang memengaruhi suatu masyarakat dan memerlukan bantuan nasional atau internasional.
- Bencana yang sering dan tidak sering terjadi: ditentukan oleh probabilitas kejadian serta periode ulang dari suatu bahaya dan dampaknya. Dampak dari bencana yang sering terjadi dapat bersifat kumulatif atau menjadi kronis bagi suatu komunitas atau masyarakat.
- Bencana dengan onset lambat (slow-onset disaster): bencana yang muncul secara bertahap dari waktu ke waktu. Contohnya termasuk kekeringan, desertifikasi, kenaikan permukaan laut, penyakit epidemi.
- Bencana dengan onset cepat (sudden-onset disaster): bencana yang dipicu oleh peristiwa berbahaya yang muncul secara cepat atau tak terduga. Contohnya termasuk gempa bumi, letusan gunung berapi, banjir bandang, ledakan bahan kimia, kegagalan infrastruktur kritis, kecelakaan transportasi.
Lihat lebih banyak istilah Pengurangan Risiko Bencana (DRR)
Sitasi
United Nations Office for Disaster Risk Reduction (UNDRR). 2017. The Sendai Framework Terminology on Disaster Risk Reduction. "Disaster". Accessed 4 December 2025. https://www.undrr.org/terminology/disaster. [Copy citation]
Bagian artikel ini awalnya diterbitkan oleh United Nations Office for Disaster Risk Reduction (UNDRR) yang dapat diakses melalui tautan berikut: https://www.undrr.org/terminology/disaster
____________________________________________
Basis Data Kerugian Bencana (Disaster loss database)
Sekumpulan catatan yang dikumpulkan secara sistematis mengenai kejadian bencana, kerusakan, kerugian, dan dampaknya, yang sesuai dengan persyaratan minimum pemantauan Sendai Framework for Disaster Risk Reduction 2015–2030.
Sitasi
United Nations Office for Disaster Risk Reduction (UNDRR). 2017. The Sendai Framework Terminology on Disaster Risk Reduction. "Disaster loss database". Accessed 4 December 2025. https://www.undrr.org/terminology/disaster-loss-database. [Copy citation]
Bagian artikel ini awalnya diterbitkan oleh United Nations Office for Disaster Risk Reduction (UNDRR) yang dapat diakses melalui tautan berikut: https://www.undrr.org/terminology/disaster-loss-database
____________________________________________
Manajemen Bencana (Disaster management)
Organisasi, perencanaan, dan penerapan langkah-langkah untuk mempersiapkan, merespons, dan memulihkan diri dari bencana.
Anotasi
Manajemen bencana tidak selalu dapat mencegah atau menghilangkan ancaman sepenuhnya; pendekatan ini berfokus pada penyusunan dan penerapan rencana kesiapsiagaan serta upaya lainnya untuk mengurangi dampak bencana dan melakukan build back better. Kegagalan dalam menyusun dan menerapkan rencana dapat mengakibatkan kerugian jiwa, kerusakan aset, dan hilangnya pendapatan.
Istilah emergency management atau manajemen kedaruratan juga digunakan, kadang secara bergantian, dengan istilah manajemen bencana—khususnya dalam konteks bahaya biologis, teknologis, dan kedaruratan kesehatan. Meskipun terdapat tumpang tindih yang besar, keadaan darurat juga dapat merujuk pada peristiwa berbahaya yang tidak selalu menyebabkan gangguan serius terhadap fungsi komunitas atau masyarakat.
Sitasi
United Nations Office for Disaster Risk Reduction (UNDRR). 2017. The Sendai Framework Terminology on Disaster Risk Reduction. "Disaster management". Accessed 4 December 2025. https://www.undrr.org/terminology/disaster-management. [Copy citation]
Tentang istilah-istilahn
The Open-ended Intergovernmental Expert Working Group on Indicators and Terminology (OIEWG) relating to disaster risk reduction was established by the General Assembly in its resolution 69/284 for the development of a set of possible indicators to measure global progress in the implementation of the Sendai Framework for Disaster Risk Reduction 2015-2030, coherent with the work of the Inter-Agency and Expert Group on Sustainable Development Goal Indicators. The report was adopted by the United Nations General Assembly on February 2nd, 2017.
The Sendai Framework Terminology on Disaster Risk Reduction promotes a common understanding and usage of disaster risk reduction concepts and to assist the disaster risk reduction efforts of authorities, practitioners and the public.
Bagian artikel ini awalnya diterbitkan oleh United Nations Office for Disaster Risk Reduction (UNDRR) yang dapat diakses melalui tautan berikut: https://www.undrr.org/terminology/disaster-management